Penafsiran Ayat Orang-Orang yang Lalai (Ghafilun) Perspektif Tafsir Al-Jami’ Li Al-Ahkam Al-Qur’an
DOI:
https://doi.org/10.58438/bunyanalulum.v2i2.387Keywords:
Lalai, Orang-Orang yang Lalai, al-Qur’an, Tafsir al-Jami’ Li al-Ahkam al-Qur’anAbstract
Penelitian ini mengkaji tentang penafsiran ayat orang-orang yang lalai (ghafilun) dalam al-Qur’an perpektif Tafsir al-Qurthubi. Orang-orang yang lalai yang dimaksud dalam penelitian ini adalah orang yang sengaja mengabaikan tanda-tanda kebenaran dan peringatan sehingga mereka berpaling dari Allah. Alasan penggunaan tafsir ini karena kitab ini merupakan salah satu kitab tafsir terbesar yang di dasari kajian fiqih dalam rangka menambah rujukan keilmuan terkait kitab tafsir ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis siapa saja yang termasuk orang-orang yang lalai menurut tafsir al-Qurthubi, dan bagaimana cara agar kita dapat terhindar dari kelalaian. Penelitian ini menggunakan library research atau penelitian kepustakaan. Adapun sumber utama dalam penelitian ini menggunakan kitab tafsir al-Jami’ Li al-Ahkam al-Qur’an karya Imam al-Qurthubi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang lalai merupakan bentuk pengabaian terhadap amanah akal dan pancaindra untuk memahami kebenaran. Tafsir al-Qurthubi menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat sebagai upaya untuk selalu sadar bahwa dunia ini fana dan harus dipertanggungjawabkan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nabila N Aisyah, Faridah, Akhmadiyah Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




