Etika Berbicara dalam Al-Qur’an: Integrasi Prinsip Qaul Qur’ani dan Nilai Profetik dalam Komunikasi Digital Abad Ke-21

Authors

  • M. Ilham Wijaya Kusuma Universitas Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Aditya Fitrah Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Rohmat Hidayatuallah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • M. Zaky Hamdie Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.58438/alkarima.v10i2.580

Keywords:

Etika Berbicara, Tafsir Maudhui, Qaul Qur’ani, Komunikasi Digital, Media Sosial.

Abstract

Penelitian ini mengkaji konstruksi etika komunikasi Qur’ani dalam menghadapi dinamika komunikasi digital abad ke-21. Perkembangan media sosial tidak hanya memperluas pertukaran informasi, tetapi juga memunculkan persoalan seperti hoaks, ujaran kebencian, cyberbullying, namimah, ghibah digital, dan budaya viralitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai etika komunikasi dalam Al-Qur’an serta mengonstruksinya sebagai kerangka etika komunikasi digital Islami. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, tafsir tematik (maudhu’i), dan analisis deskriptif-analitis. Data primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an terkait komunikasi, sedangkan data sekunder berasal dari kitab tafsir dan literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan enam dimensi etika komunikasi Qur’ani, yaitu kebenaran dan kejujuran, amanah dan tanggung jawab, keadilan, penghormatan terhadap sesama, efektivitas komunikasi, serta kelembutan dan kesantunan. Keenam dimensi tersebut diperkuat melalui integrasi nilai profetik siddiq, amanah, fatanah, dan tabligh. Integrasi ini menghasilkan konstruksi etika komunikasi digital yang menempatkan kebenaran, tanggung jawab, kecerdasan, dan penyampaian pesan sebagai dasar komunikasi yang etis dan bermartabat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alawiyah, Fakhriyatus Shofa, ‘Etika Berbicara Perspektif Al-Qur’an Dan Implementasinya Di Era Digital.’ Skripsi, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, 2022,

Ali, Atabik. dan Ahmad Zuhdi Muhdlor, Kamus Kontemporer Arab-Indonesia. Yogyakarta: Multi Karya Grafika, 2003.

Almunadi. “Shiddiq dalam Pandangan Quraish Shihab,” Jurnal Ilmu Al-Qur’an, no. 1 (Juni 2016): 129, https://media.neliti.com/media/publications/98416-ID-shiddiq-dalam-pandangan-quraish-shihab.pdf.

Almunawar, Arizal, Aas Agustina, Ika Nur Wulandari, Shafa Raihana, and Lilis, ‘Peran Budaya Dalam Pembentukan Hubungan Manusia, Tempat Dan Lingkungan’, Cendekia: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 17 no. 2 (2026): 364–372. https://doi.org/10.30957/cendekia.v17i2.1022.

Amin, Rajabbul, ‘Membangun Komunikasi Islam Di Era Digital : Integrasi Qaulan Ma’ Rufan dan Qaulan Kariman Dalam Media Sosial.’At Tabsyir Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, (2025): 169–188.

Amir, Abdul Muiz. “Reinterpretation of QS. Al-A‘râf [7]:11–25 on Hoax: Hermeneutics Study of Ma‘na-Cum-Maghza.” Jurnal Ushuluddin 27, no. 1 (2019): 11–25, https://doi.org/10.24014/jush.v27i1.7310.

Andriani, Astri Dwi, Susanti Ainul Fitri, dan Khoiruddin Muchtar, ‘Model Komunikasi Literasi Digital Dalam Mengatasi Ujaran Kebencian Di Media Sosial’, Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 13 no. 2 (2024): 439–464. https://doi.org/10.14710/interaksi.13.2.439-464.

Anshar, Muhammad, dan Andi Faridah Arsal, ‘The Ethics of Digital Communication and Message Sharing on Social Media’, Jurnal Komunikasi Islam, 13 no. 2 (2023): 249–268. https://doi.org/10.15642/jki.2023.13.2.249-268.

Anshory, Muhammad Isa, Muhamad Abdul Azis, Mudzakir Chabib, dan Agus Sutrisno, ‘The Concept of Akhlaq Education from an Islamic Perspective’, Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 5 no. 2 (2025): 1678–1694. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v5i2.5014.

Hadi, Rifki. “Bullying dalam Al-Qur’an dan Realitas Kehidupan Modern.” Tesis, Institut Ilmu Al- Qur’an (IIQ), Jakarta, 2022.

Hakim, Lukman, Muhajirul Fadhli, dan Mulmustari, ‘Nilai Akhlak Qur’ani Dalam Kehidupan Masyarakat’, TAFSE : Jurnal Kajian Al-Qur'an 7, no. 2 (2022): 261–271. https://doi.org/10.22373/tafse.v7i2.12687.

Hamka. Tafsir Al-Azhar Jilid 7. Singapura: Kerjaya Printing Industries Pte Ltd, 2003.

Indriana, Akis Rahayu. “Sifat-sifat Rasulullah SAW sebagai Dasar Pendidikan Karakter,” Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis UTP Surakarta, no. 1 (Agustus,2021):25,http://prosiding.utp.ac.id/index.php/SEMNASUTP/article/view/5.

Janah, Futihatul, dan Apriyadi Yusuf, ‘Etika Komunikasi Di Media Sosial Melalui Prisip SMART (Salam, Ma’ruf, Dan Tabayyun) Perspektif Al-Quran’, JAWI: JOURNAL OF SOUTHEAST ASIA ISLAMIC CONTEMPORARY ISSUES 3, no. 2 (2020): 101–118 https://doi.org/10.24042/jw.v3i2.8068.

Juditha, Christiany, ‘Literasi Informasi Melawan Hoaks Bidang Kesehatan Di Komunitas Online’, Jurnal Ilmu Komunikasi 16, no. 1 (2019): 77–90. https://doi.org/10.24002/jik.v16i1.1857.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. KBBI Edisi Kelima (Aplikasi luring resmi Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan). Diakses melalui GitHub KBBI. https://github.com/yukuku/kbbi4.

Khilifah, Nur. “Sifat-sifat Rasulullah yang dijadikan Pedoman dalam berdagang yang halal,” Jurnal Al-Tsaman, no. 1 (2021): 29, https://ejournal.inaifas.ac.id/index.php/Altsaman/article/download/656/42.

Mahfud, Mokhammad, Abdul Ghofur, dan Najahan Musyafak, ‘Prevention of Intolerance Through Implementation of Islamic Communication in Religious Moderation’, Profetik: Jurnal Komunikasi 15, no. 1 (2022): 48–66, https://doi.org/10.14421/pjk.v15i1.2415.

Ma’louf, Louis. Al-Munjid Fiy al-Lughah wa al-‘A’lam. Beirut: Dâr al-Masyriq, 1994.

Meysarah, ‘Komunikasi Islam Dalam Membangun Etika Bermedia Sosial Di Era Digital’, Al-Qolamuna: Jurnal Komunikasi Dan Penyuaran Islam 3, no. 2 (2026): 252–266. https://doi.org/10.71242/ajq0we92.

Murdianto, dan Najla Salsabila, ‘Etika Komunikasi Al-Quran Dalam Perspektif Tafsir Oleh Kementerian Agama Republik Indonesia .’, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Isy Karima Karanganyar 1, no. 1 (2012): 52–64.

Muslimah. “Etika Komunikasi dalam Perspektif Islam.” Sosial Budaya 13, no. 2 (Desember 2016): 115–125.

Musyirifin, Zaen. “Implementasi Sifat-sifat Rasulullah dalam Konseling Behavioral,” Al-Irsyad Jurnal Bimbingan Konseling Islam, no. 2 (Juli-Desember,2020),155,https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/alirsyad/article/download/2088/1481.

Naja, Daeng. Nazir Wakaf Kompeten dan Amanah. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia, 2020.

Nata, Abuddin, Akhlaq Tasawuf, Jakarta: Bulan Bintang, 1996.

Ningrum, Dian Junita, Suryadi, and Dian Eka Chandra Wardhana, “Kajian Ujaran Kebencian di Media Sosial.”, Jurnal Ilmiah Korpus 2, no. 3 (2018): 241–252.

Nurhalimah, Encep Dulwahab, dan Acep Muslim, ‘Pemahaman Wartawan Urban Media Network Bekasi Mengenai Clickbait Di Media Online’, Annaba: Jurnal Ilmu Jurnalistik 9, no. 3 (2024): 311–330. https://doi.org/10.15575/annaba.v9i3.37761.

Quraish, M. Shihab. Tafsir Al-Misbah Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an Volume 13 Jakarta: Lentera Hati, 2004.

Ramdlanah, Saubatul, dan Ulya Fikriyati, “Perspektif Al-Qur’an tentang Ujaran Kebencian di Media Sosial: Studi Analisis terhadap Penafsiran Ayat-Ayat Etika Sosial.” Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir 1, no. 1 (2022): 107–132.

Rokayah, ‘Penerapan Etika Dalam Kehidupan Sehari-Hari’, Jurnal Terampil 2, no. 1 (2015): 15–33.

Sa’dijah, Chalimatus. “Respone Al-Qur’an dalam Menyikapi Berita Hoax Studi Analisis Tafsir Tematik," Al-Fanar Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, no. 2(2019):187,https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/alfanar/article/download/108/87/.

Samsudi, Dafrizal, dan Indah Mardini Putri, ‘Etika Dan Strategi Komunikasi Dakwah Islam Berbasis Media Sosial Di Indonesia’, Ath-Thariq: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi 7, no. 2 (2023): 125–138. https://doi.org/10.32332/ath-thariq.v7i2.7474. .

Samsul Bahri, Isra Wahyuni, ‘Ragam Metode Komunikasi Dalam Al-Qur’an Samsul’, Tafse: Journal Of Qur’anic Studies, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh 6, no. 1 (2016): 75–89. https://doi.org/10.22373/tafse.v6i1.9202.

Sifa, Layyinatus. “Ghibah dalam Entertaimant Perspektif Hadis Aplikasi Teori Double Movement Fazlur Rahman,” Jurnal Ilmu-ilmu Ushuluddin, no. 2 (Desember,2019):285,http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1290859&val=8302&title=GHIBAH%20DALAM%20ENTERTAINMENT%20PERSPEKTIF%20HADIS%20APLIKASI%20TEORI%20DOUBLE%20MOVEMENT%20FAZLUR%20RAHMAN.

Siswanto. Etika Profesi Guru Pendidikan Agama Islam. Surabaya: Pena Salsabila, 2013.

Solihin, Amir Mu’min, ‘Etika Komunikasi Lisan Menurut Al-Qur’an: Kajian Tafsir Tematik’, (Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2011), 110–115.

Warson, Ahmad Munawir. Kamus Al-Munawir Arab-Indonesia Surabaya: Pustaka, 1997.

Yanti, Ratni, dan Amaruddin Asra, “Konsep Namimah dan Pencegahanya dalam Persfektif Tafsir Sufistik,”Jurnal Syahadah, no. 2 (Oktober 2017): 89-90, http://ejournal.fiaiunisi.ac.id/index.php/syahadah/article/view/187/156.

Zahroh. Fathimatuz. “Nilai Fathonah dalam Pengelolaan Bisnis di Pesantren Mukmin Mandiri,” Jurnal JESTT, no. 9 (September 2015): 751, https://repository.unair.ac.id/113331/1/M%20Nafik%20Hadi%20R_Karil612_.pdf.

Downloads

Published

2026-09-02

How to Cite

Wijaya Kusuma, M. I., Fitrah, A., Hidayatuallah, R., & Hamdie, M. Z. (2026). Etika Berbicara dalam Al-Qur’an: Integrasi Prinsip Qaul Qur’ani dan Nilai Profetik dalam Komunikasi Digital Abad Ke-21. Al Karima : Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 10(2), 563–591. https://doi.org/10.58438/alkarima.v10i2.580

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.